Parkir Liar Masih Marak di Tanah Abang, Janji Penertiban Pemprov DKI Belum Terealisasi

Selasa 24 Feb 2026, 19:18 WIB
Parkir liar di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Parkir liar di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Deru klakson dan antrean kendaraan masih menjadi pemandangan yang sulit dihindari di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Padahal, penertiban parkir liar di wilayah tersebut telah berulang kali dilakukan dan bahkan mendapat atensi langsung dari jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno dalam perayaan Imlek pada 17 Februari 2026 lalu sempat berjanji akan menertibkan parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang dalam waktu tiga hari.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung juga telah memerintahkan jajarannya, mulai dari Dinas Perhubungan hingga Satpol PP untuk melakukan tindakan tegas. Namun realita di lapangan berkata lain, praktik parkir liar tampak masih bertahan seolah kebal dari penindakan.

Baca Juga: Perbaikan Jalur Parung-Kemang, Bupati Bogor Pastikan Mudik Lebaran Lebih Nyaman

Penertiban Parkir Liar dan PKL Gencar Dilakukan

Sebelumnya, penertiban mulai digencarkan usai beredar video di media sosial terkait praktik parkir liar dengan pungugtan mencapai Rp100 ribu.

Pemerintah daerah pun langsung bergerak cepat untuk melakukan penertiban dengan mengerahkan aparat gabungan, termasuk menyasar PKL yang disebut jadi penyebab kemacetan.

Namun, berdasarkan pantauan Poskota di lokasi pada Selasa, 24 Februari 2026, sejumlah kendaraan sepeda motor masih terparkir sembarangan di bahu jalan hingga trotoar. Para jukir liar pun tampak sigap menawarkan jasa parkir kepada pengendara yang melintas.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap arus lalu lintas, dimana kemcetan tak terhindarkan, baik dari arah Sarinah menuju Tanah Abang maupun sebaliknya. Kondisi jalan pun menyempit, akibat digunakan menjadi lahan parkir.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Wajibkan Izin Pembangunan Lapangan Padel

Salah satu pengendara yang melintas, Yusuf, 26 tahun mengaku kesal dengan kondisi tersebut, apalagi kemacetan tersebut terjadi di tengah bulan puasa yang seharusnya bisa lebih tertib.


Berita Terkait


News Update