"Korban baru 2 bulan mengontrak dan tidak memiliki keluarga," tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh mengatakan anggota bersama Kanit Reskrim Polsek Cinere, Iptu Firman langsung melakukan olah TKP setelah ada laporan temuan mayat.
"Informasi warga ada orang meninggal di dalam rumah kontrakan daerah Meruyung. Anggota langsung bergerak melakukan olah TKP," ujar Chairul kepada Poskota di lokasi kejadian, Selasa siang, 20 Januari 2026.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Home Industry Senjata Api Ilegal, 5 Orang Ditetapkan Tersangka
Menurut Chairul, dari ketarangan saksi-saksi, sebelum meninggal dunia korban sempat bergerak dan mengobrol dengan teman satu kamarnya.
"Korban diketahui meninggal sekitar pukul 10.00 WIB, dengan ditandai suara ngorok setelah dicek tetangga akhirnya sudah meninggal dunia," ungkapnya.
Lantaran korban hidup sebatang kara tanpa keluarga, hanya ada teman dan tetangga saja yang ikut merawatnya saat sakit. Dari penuturan Chairul, korban BMP nantinya akan segera dimakamkan di TPU terdekat.
"Ada satu keluarga sesama satu marga, nanti yang akan mengurus korban hingga sampai di makamkan sesuai keyakinannya agama nasrani," kata dia.
Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Metro Depok, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau yang mencurigakan pada tubuh korban.
"Korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya yaitu sakit Paru-Paru. Diperkuat lagi dengan ada obat-obatan dari rumah sakit juga," ujarnya. (ang)
