"Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000–7.000 kaki menggunakan 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO) untuk mengendalikan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan, sehingga intensitas hujan yang bergerak menuju Jakarta dapat ditekan," ungkapnya.
Selanjutnya, sorti ketiga dilaksanakan pada siang hari dengan fokus penyemaian di wilayah overhead Selat Sunda.
"Penyemaian dilakukan pada ketinggian 8.000–12.000 kaki menggunakan 800 kilogram NaCl. Sorti ini juga bertujuan untuk meluruhkan awan hujan dan mengarahkan presipitasi agar terkonsentrasi di perairan, mengurangi risiko hujan lebat di daratan Jakarta," katanya.
Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Dikabarkan Nikah Lagi di Malaysia, Cek Faktanya
Isnawa menyampaikan, pihaknya bersama BNPB, BMKG, dan TNI AU akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian selama periode OMC untuk memastikan efektivitas mitigasi cuaca ekstrem.
Selain itu, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang, serta turut menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan.
"Informasi kebencanaan dan peringatan dini cuaca dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs bpbd.jakarta.go.id, serta akun media sosial resmi @bpbddkijakarta," ujarnya. (cr-4).
