OMC Hari Ketiga, Tiga Sorti Penyemaian Awan Dilaksanakan untuk Tekan Risiko Genangan di Jakarta

Minggu 18 Jan 2026, 20:10 WIB
Pelaksanaan OMC pada hari ketiga sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. (Sumber: Istimewa)

Pelaksanaan OMC pada hari ketiga sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari ketiga, Minggu, 18 Januari 2026.

Pelaksanaan OMC ini merupakan upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Aktivitas yang dilaksanakan kali ini melalui tiga sorti penerbangan pesawat CASA A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sorti pertama difokuskan pada wilayah Perairan Selat Sunda dan Ujung Kulon dengan tujuan utama meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan Jakarta dan sekitarnya, sehingga presipitasi dapat terkonsentrasi di wilayah perairan.

Baca Juga: Pengantin di Cengkareng Jakarta Barat Hadapi Banjir yang Melanda Saat Pesta Pernikahan

Pada sorti ini digunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram, dengan ketinggian terbang 11.000 kaki dan awan target jenis Cumulus.

"Hasil pengamatan menunjukkan awan memiliki base sekitar 3.000 kaki dan top hingga 15.000 kaki, dengan arah angin di ketinggian 11.000 kaki berasal dari barat," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Kemudian sorti kedua dilaksanakan di wilayah daratan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang untuk mengurangi intensitas hujan dari awan yang bergerak menuju wilayah prioritas Jakarta dan sekitarnya.

Sebanyak 800 kilogram bahan semai Kalsium Oksida (CaO) digunakan pada ketinggian sekitar 6.000 kaki, dengan awan target Cumulus Humilis yang memiliki base 6.000 kaki dan top 7.000 kaki.

Baca Juga: Ular Sanca Masuk ke Saluran Pembuangan Rumah Warga di Bogor, Damkar Bantu Evakuasi

"Arah dan kecepatan angin pada berbagai lapisan terpantau bergerak ke arah barat," ujar Yohan.


Berita Terkait


News Update