POSKOTA.CO.ID- Pemerintah kembali membuka program KUR pada 2026 lewat sejumlah lembaga perbankan, mulai dari BRI, BNI, Bank Mandiri, hingga BSI.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi kur.ekon.go.id KUR merupakan program pembiayaan pemerintah yang dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.
Dana yang disediakan berupa dana keperluan modal kerja serta investasi yang disalurkan kepada pelaku UMKM individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang memiliki usaha produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan.
Bagi para pelaku usaha yang ingin mendapatkan pembiayaan tambahan tanpa bunga yang mengarah kepada praktik riba, maka bisa meminjam KUR BSI.
Baca Juga: Kemhan Lantik 12 Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Ada Nama Anak Cak Nun dan Hotman Paris
KUR BSI 2026 menjadi pilihan yang tepat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin terhindar dari praktik riba.
Meski tanpa bunga konvensional dan berbasis syariah, namun jumlah pinjaman yang ditawarkan tetap bernilai besar.
Pelaku usaha berpeluang dapat pinjaman modal usaha mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta, apabila memenuhi sejumlah syarat dan kriteria.
Syarat Daftar KUR BSI 2026
Berikut ini beberapa persyaratan umum yang perlu dipenuhi oleh para calon debitur sebelum mengajukan pinjaman KUR BSI 2026.
Baca Juga: Link Nova Kasih UC Browser Ramai Diburu, Apa Isinya? Warganet Diminta Waspada Malware
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki usaha produktif
- Tidak sedang mendapatkan kredit lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit
- Menyiapkan dokumen KTP dan surat izin usaha
- Memiliki NPWP
- Mempunyai dokumen agunan
Syarat Dokumen Pinjaman KUR BSI 2026
Selain persyaratan umum, ada juga beberapa dokumen yang wajib disiapkan peminjam sebelum mendaftar KUR BSI 2026.
Semua jenis KUR
- KTP.
- Kartu Keluarga.
- Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau desa.
Plafon Tertentu
- NPWP (untuk pembiayaan di atas Rp50 juta).
- Dokumen jaminan (untuk pembiayaan di atas Rp100 juta).
- Izin usaha seperti SIUP, TDP, atau NIB jika tersedia.
