Asep menegaskan penanganan tawuran tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga pendekatan preventif melalui patroli berkala, pembinaan pelaku, serta kerja sama dengan berbagai pihak.
Ke depan, penguatan langkah pencegahan akan terus dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk melibatkan Panglima Kodam Jaya untuk memetakan dan mengantisipasi wilayah rawan konflik. Melalui sinergi tersebut, Asep berharap potensi tawuran dapat dimitigasi, dikelola, ditekan, hingga akhirnya dihilangkan.
