POSKOTA.CO.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah cepat menanggapi keluhan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait sistem perpajakan Coretax.
Ia langsung mendatangi kantor Danantara di Jakarta untuk memastikan permasalahan yang terjadi sekaligus membawa tim IT khusus guna menelusuri gangguan tersebut.
Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan keluhan keras karena sistem Coretax DJP yang hendak digunakan tidak dapat berjalan dengan semestinya. Hal ini dinilai menghambat aktivitas administrasi perpajakan yang seharusnya bisa diakses oleh pihak Danantara.
Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, @purbayayudhis, Purbaya menyampaikan bahwa dirinya ingin melihat langsung apakah masalah berasal dari sistem atau dari pengguna di internal Danantara. Ia pun menegaskan pentingnya evaluasi langsung di lapangan agar solusi yang diberikan bisa tepat sasaran.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Layer Cukai Terbaru, Cek Daftar Golongan Tarif Cukai Rokok di Sini
Purbaya Boyong Tim IT, Akses Sistem Terkendala
Dalam kunjungannya, Purbaya tidak datang sendiri. Ia sengaja membawa tim IT dari Kementerian Keuangan untuk memeriksa dan memperbaiki sistem Coretax secara menyeluruh. Namun, proses pemeriksaan sempat terkendala karena akses penuh sistem Coretax di Danantara hanya dimiliki oleh Pandu Sjahrir.
Sayangnya, pada saat kunjungan berlangsung, Pandu diketahui sedang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Hal ini membuat tim IT yang dibawa Purbaya tidak dapat langsung membuka sistem untuk menelusuri permasalahan yang ada.
Kondisi tersebut membuat Purbaya menilai sistem pengelolaan di Danantara kurang efektif. Menurutnya, seharusnya akses tidak hanya terpusat pada satu orang, agar pemeriksaan dan perbaikan dapat dilakukan kapan saja saat dibutuhkan.
Sebagai gantinya, pihak Danantara hanya dapat menunjukkan tangkapan layar terkait sejumlah error yang terjadi saat mengakses Coretax.
Namun, Purbaya menekankan bahwa pemeriksaan langsung terhadap sistem jauh lebih penting dibanding sekadar melihat dokumentasi masalah.
Baca Juga: Purbaya Andalkan 3 Sektor Utama untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
