Patroli Gabungan Brimob-Polres Jaktim Gagalkan Tawuran dan Balap Liar

Sabtu 17 Jan 2026, 15:27 WIB
Patroli gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur telah menggagalkan rencana tawuran dan balap liar di sejumlah titik rawan wilayah Jakarta Timur. (Sumber: Polda Metro Jaya)

Patroli gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur telah menggagalkan rencana tawuran dan balap liar di sejumlah titik rawan wilayah Jakarta Timur. (Sumber: Polda Metro Jaya)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID – Patroli gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan rencana tawuran dan balap liar yang diduga akan terjadi di sejumlah titik rawan Jakarta Timur pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 16–17 Januari 2026.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan beberapa kelompok pemuda yang dicurigai hendak melakukan aksi tawuran maupun balap liar.

"Kegiatan patroli bersifat preventif ini difokuskan pada lokasi-lokasi yang kerap menjadi pusat kerawanan kamtibmas, terutama pada jam-jam rawan," ujar Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, kepada Poskota, Sabtu, 17 Januari 2026.

Dalam operasi tersebut, Henik mengatakan petugas menyita sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan. Barang bukti yang diamankan antara lain empat unit sepeda motor, senjata tajam berupa celurit, panah, stik golf, selang, sebuah gayung berisi air keras, serta tiga unit telepon genggam.

Baca Juga: Breaking News! Pesawat ATR 400 Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

Henik menambahkan, seluruh barang bukti bersama para pemuda yang terjaring patroli diserahkan kepada kepolisian setempat untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan patroli terpadu akan terus dilakukan secara rutin demi menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Kehadiran Brimob bersama unsur kewilayahan adalah wujud pelayanan Polri agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” kata Henik.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi atau potensi gangguan kamtibmas.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengungkapkan, sepanjang 2025 pihaknya mencatat sedikitnya 440 peristiwa tawuran di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ia menyebut kepolisian juga menghadapi berbagai perilaku berisiko lain yang kerap melibatkan anak muda.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Datangi dan Bawa Tim IT ke Kantor Danantara untuk Cek Sistem Coretax yang Dikeluhkan Error

"Adanya tawuran, kekerasan jalanan, balap liar, dan perilaku berisiko yang kerap melibatkan anak muda. Sepanjang tahun 2025 tercatat 440 kejadian tawuran,” kata Asep.

Asep menegaskan penanganan tawuran tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga pendekatan preventif melalui patroli berkala, pembinaan pelaku, serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Ke depan, penguatan langkah pencegahan akan terus dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk melibatkan Panglima Kodam Jaya untuk memetakan dan mengantisipasi wilayah rawan konflik. Melalui sinergi tersebut, Asep berharap potensi tawuran dapat dimitigasi, dikelola, ditekan, hingga akhirnya dihilangkan.


Berita Terkait


News Update