Pelemahan Rupiah Dinilai Sementara, Diprediksi Menguat Dua Pekan ke Depan, Ini Keyakinan Menkeu Purbaya

Rabu 14 Jan 2026, 16:23 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Instagram/@purbayayudhi.official)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Instagram/@purbayayudhi.official)

Selain optimisme jangka menengah, Purbaya juga memperkirakan rupiah berpeluang menguat dalam waktu dekat. Ia menyebut, dalam dua pekan ke depan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi membaik seiring respons pasar terhadap kondisi ekonomi domestik.

Sebelumnya, rupiah sempat berada di level Rp16.870 hingga Rp16.877 per dolar AS. Meski pergerakannya masih fluktuatif, pemerintah menilai tren tersebut masih dalam batas yang wajar.

Purbaya juga menambahkan bahwa meningkatnya keyakinan investor dapat mendorong kembalinya dana milik warga Indonesia yang sebelumnya ditempatkan di luar negeri untuk kembali diinvestasikan di dalam negeri.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Buka Suara Soal KPK Razia Kantor Direktorat Jenderal Pajak

Dinamika Global Masih Tekan Pergerakan Rupiah

Di sisi lain, sejumlah faktor global masih memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah. Tekanan berasal dari ketidakpastian politik di Amerika Serikat, termasuk investigasi terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang memicu kehati-hatian pelaku pasar global.

Selain itu, rencana kebijakan tarif Amerika Serikat serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Iran turut membayangi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Meski demikian, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk bersikap tenang. Dengan fundamental ekonomi yang dinilai solid dan prospek pertumbuhan yang positif, rupiah diyakini memiliki ruang untuk kembali menguat seiring membaiknya sentimen pasar.


Berita Terkait


News Update