CIBINONG, POSKOTA.CO.ID - Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei evaluasi publik terhadap satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor.
Dalam survei ini, sebanyak 410 koresponden dilibatkan dalam pengambilan suara pada 6-11 Februari 2026. Sampel diambil lewat wawancara tahap muka oleh pewawancara terlatih.
Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro mengatakan, hasil survei terhadap evaluasi publik satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor terbagi menjadi beberapa aspek, termasuk kondisi pelaksanaan pemerintahan, politik, keamanan, hingga ekonomi.
"Sebanyak 8,4 persen masyarakat Kabupaten Bogor menilai pelaksanaan pemerintahan berjalan sangat baik, lalu 56,2 persen berjalan baik, 28,3 berjalan sedang, 7 persen menganggap buruk," kata Bawono saat memaparkan hasil survei di Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu, 1 Februari 2026.
Baca Juga: Ngabuburit Murah di Festival Ramadhan Bogor, Cukup Bayar Parkir
Menurutnya, hasil kepuasan publik terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor selama satu tahun sebesar 79,3 persen puas. 11 persen di antaranya merasa sangat puas, 68,3 persen puas, 15,5 persen kurang puas, dan 0,3 persen tidak puas sama sekali.
"Wilayah Kecamatan Tanjungsari, Nanggung, Megamendung, Rumpin dan Sukajaya, jadi wilayah yang paling puas dengan kinerja Bupati dan Wakil Bupati dengan 100 persen koresponden menyatakan sangat puas," ujarnya.
Sementara itu, masyarakat juga menilai keamanan di Kabupaten Bogor dinilai baik atau sangat baik dengan presentase 63,6 persen. (cr-6)
