JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Wachid mendesak pemerintah segera mengambil langkah mitigasi melindungi puluhan ribu jemaah umrah asal Indonesia di tengah eskalasi perang kawasan Timur Tengah.
Abdul mengatakan, tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah terus meningkat dan berdampak pada penutupan sejumlah ruang udara.
“Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah, khususnya Kemenhaj, untuk mengantisipasi dampak situasi di Timur Tengah, terutama bagi jemaah yang transit di Doha dan Dubai karena paling rentan jika ruang udara ditutup mendadak,” kata Abdul dalam keterangannya, Minggu, 1 Maret 2026.
Sementara itu, ia juga mendesak pemerintah menyiapkan langkah darurat jika situasi keamanan belum kondusif dalam lima hari, termasuk menghadirkan solusi konkret untuk melindungi jemaah umrah maupun WNI yang tertahan di negara-negara transit.
“Kami mengimbau masyarakat agar menunda dulu perjalanan umrah, baik yang direncanakan di akhir Ramadan, maupun selama bulan Ramadan. Keselamatan nyawa adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tuturnya.
