"Pihak perusahaan harus pandai-pandai memprediksi atau forecasting berdasarkan fenomena VUCA yang ada. Pada Tahun 2026, dinas belum bisa memprediksi gelombang PHK karena belum signifikan," katanya.
Ia berharap, tren PHK massal tidak kembali terjadi di Depok. Tren tersebut diharapkan bisa ditekan.
"Berharap PHK di Kota Depok dapat diminimalisir. Saya belum melihat trennya, karena ini baru awal tahun. Biasanya saya baru bisa melihat trennya itu setelah tiga bulan pertama," tuturnya.
