Dari Pabrik hingga Logistik, Hyundai Siapkan Robot Humanoid Atlas Mulai 2028

Selasa 13 Jan 2026, 17:21 WIB
Hyundai Motor Group memaparkan strategi AI Robotics di CES 2026. (Sumber: Hyundai)

Hyundai Motor Group memaparkan strategi AI Robotics di CES 2026. (Sumber: Hyundai)

POSKOTA.CO.ID - Hyundai Motor Group (HMG) memanfaatkan ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 untuk memperkenalkan strategi besar di bidang AI Robotics. Dalam presentasinya, Group mengusung tema Partnering Human Progress, yang menegaskan arah baru kolaborasi antara manusia dan robot berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Tema tersebut merupakan pengembangan dari visi sebelumnya, Expanding Human Reach yang diperkenalkan pada CES 2022. Perubahan ini menandai pergeseran fokus Hyundai dari robot berbasis perangkat keras menuju robot adaptif berbasis AI yang dirancang untuk memperluas dan memperkuat peran manusia.

Dalam peta jalan yang disampaikan, Hyundai Motor Group menegaskan bahwa pengembangan AI Robotics bertumpu pada tiga kemitraan utama yang saling terhubung.

Kolaborasi Manusia dan Robot sebagai Rekan Kerja

Ilustrasi robot atlas berbasis kecerdasan buatan atau AI. (Sumber: Hyundai)

Robot dirancang bukan untuk menggantikan manusia, melainkan menjadi mitra kerja. Fokus utamanya adalah membantu tugas berbahaya, berisiko tinggi, serta pekerjaan repetitif, khususnya di lingkungan manufaktur dan industri berat.

Baca Juga: Sosok Kelly, Jo, Mama Jo, Milo, Tom, dan Zane di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Siapa? Ini Dugaan Identitas yang Tuai Teka-Teki

Hyundai Motor Group memperkuat kemitraan strategis dengan Boston Dynamics guna menggabungkan keahlian robotika canggih dengan skala manufaktur global milik Group. Kolaborasi ini diarahkan untuk membangun rantai nilai AI Robotics end-to-end (E2E) yang aman dan efisien.

Group juga menjalin kemitraan dengan pemain AI global untuk mempercepat inovasi dan mewujudkan visi “Progress for Humanity”, sekaligus memperluas penerapan teknologi Physical AI lintas industri.

Physical AI Jadi Fondasi Transformasi Industri

Hyundai Motor Group menempatkan Physical AI sebagai inti transformasi teknologi. Konsep ini mengacu pada sistem AI yang mengumpulkan data langsung dari lingkungan nyata melalui perangkat keras untuk mengambil keputusan secara otonom.

Penerapannya mencakup robotika, pabrik pintar, hingga kendaraan otonom. Dengan mendigitalisasi data dari proses manufaktur, logistik, dan penjualan, Group membangun siklus pembelajaran AI berkelanjutan yang diterapkan kembali ke produk.

Baca Juga: Usulan Stimulus Otomotif Disorot, Menkeu Purbaya: Belum Dibahas

Untuk mendukung ekosistem ini, Hyundai Motor Group juga membentuk Physical AI Application Center serta merancang fasilitas manufaktur dan foundry plant berbasis robotika terkustomisasi.

Robot Atlas Jadi Ikon Kolaborasi Manusia dan Robot


Berita Terkait


News Update