Anggaran MBG 2026 Tembus Rp335 Triliun, Menkeu Purbaya Ungkap Progres dan Dampaknya

Minggu 11 Jan 2026, 10:05 WIB
pemerintah meningkatkan alokasi anggaran untuk keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis menjadi Rp335 triliun di tahun 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

pemerintah meningkatkan alokasi anggaran untuk keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis menjadi Rp335 triliun di tahun 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTA.CO.ID - Memasuki tahun anggaran 2026, pemerintah meningkatkan alokasi anggaran untuk keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Rp335 triliun.

Dari jumlah tersebut, belanja yang disalurkan melalui kementerian/lembaga, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN), mencapai Rp268 triliun.

Sementara, Rp67 triliun atau sekitar 20 persen dari total anggaran disiapkan sebagai cadangan.

Jika ditinjau berdasarkan fungsi anggaran, sebagian besar dana MBG diarahkan ke sektor pendidikan.

Sebanyak 83,4 persen atau senilai Rp223,5 triliun dialokasikan untuk fungsi pendidikan.

Kemudian, 9,2 persen anggaran atau Rp24,7 triliun diarahkan ke fungsi kesehatan, dan 7,4 persen atau Rp19,7 triliun mendukung fungsi ekonomi.

Dari sisi jenis belanja, struktur anggaran MBG didominasi belanja barang sebesar 97,7 persen, disusul belanja pegawai 1,4 persen, serta belanja modal sebesar 0,9 persen.

Lantas, seperti apa progres dan dampak MBG dalam realisasinya? Berikut penuturan dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Baca Juga: Tertahan di Pusat, Klaim Biaya Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Mandek

Progres dan Dampak Program MBG

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, MBG menunjukkan performa yang konsisten dalam menyerap anggaran negara sejak awal tahun berjalan.

"MBG lah, dugaan saya MBG sudah belanja dia sudah belanja banyak," ucap Purbaya di kantor Kemenkeu Jakarta.


Berita Terkait


News Update