JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan seluruh tiang monorel terbengkalai di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, telah dibongkar.
"Bahwa monorel yang berjumlah 109, sekarang ini per hari Sabtu kemarin semuanya sudah terpotong dan dirapikan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Februari 2026.
Pramono menjelaskan, area bekas monorel akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan publik, mulai pedestrian ramah pejalan kaki, perbaikan dan penataan selokan, hingga pengembangan taman kota serta fasilitas pendukung lainnya.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan penataan eks monorel tersebut dapat diselesaikan pada Juni 2026.
Baca Juga: EE Mangindaan Dukung Pembangunan Monorel
"Kita akan memulai untuk pembangunan tadi, mulai untuk pedestrian, selokan, taman, dan sebagainya. Mudah-mudahan bulan Juni, saya sudah memberikan target, untuk monorel ini bisa diselesaikan," ujarnya.
Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Jakarta untuk diminta melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pengemudi ojek online (ojol) yang kerap mangkal di lokasi-lokasi yang akan ditata.
"Kami meminta kepada jajaran Satpol PP untuk melakukan penertiban kepada PKL-PKL, apakah itu PKL liar maupun binaan, termasuk ojol (ojek online), untuk tidak sembarangan memarkir kendaraan ataupun dagangannya di tempat-tempat yang akan ditata oleh Pemerintah DKI Jakarta," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, pembongkaran tiang monorel memakan anggaran sebesar Rp100 miliar. Anggaran tersebut mencakup penataan kawasan. (cr-4)
