DPRD DKI Minta PAM Jaya Responsif Tangani Air Keruh dan Berbau di Tambora

Jumat 09 Jan 2026, 18:43 WIB
Salah satu warga di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, yang sedang menyalakam kran yang airnya tidak keluar, Jumat, 9 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Salah satu warga di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, yang sedang menyalakam kran yang airnya tidak keluar, Jumat, 9 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

TAMBORA, POSKOTA.CO.ID - Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta PAM Jaya bersikap responsif menindaklanjuti aduan masyarakat terkait keluhan air keruh dan berbau.

Keluhan tersebut dialami sejumlah warga di RT 03 Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M Taufik Zoelkifli mengatakan PAM Jaya saat ini tengah mengejar target pemenuhan air bersih 100 persen pada 2029.

"Jadi saya berharap supaya PAM Jaya sedang bekerja keras tapi juga harus tetap dibarengi atau disambil gitu ya, sambil juga terus respons terhadap keluhan-keluhan masyarakat," kata pria yang akrab disapa MTZ melalui pesan singkat, Jumat, 9 Januari 2026.

Baca Juga: Warga Tambora Jakbar Keluhkan Air Keruh dan Berbau, PAM Jaya Buka Suara

Selain itu, MTZ meminta masyarakat segera melaporkan langsung jika mengalami masalah terkait pemenuhan pelayanan dasar, tidak hanya air bersih.

"Baru kemudian kalau tidak ada tanggapan atau tanggapan yang kurang, baru kemudian mungkin bisa mengadu ke anggota Dewan gitu ya misalnya. Karena ini masalahnya sangat teknis," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz meminta warga melapor langsung apabila menemukan masalah, khususnya terkait pelayanan dasar air bersih.

"Apabila air tersebut tidak mengalir atau kotor PDAM harus segera mengirimkan mobil tangki air bersih agar warga tetap mendapatkan haknya. Sampai air kembali jernih dan layak digunakan," kata Abdul Aziz.


Berita Terkait


News Update