Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Sudah Dibuka Atau Belum? Cek Jadwal hingga Simulasi Tanggal Pemesanan

Kamis 08 Jan 2026, 06:42 WIB
Jadwal pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Jadwal pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTACOID - Apakah pembelian tiket kereta api Lebaran 2206 sudah dibuka? Simak penjelasan resmi dari PT KAI.

Informasi mengenai pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 mulai banyak dicari oleh masyarakat menjelang bulan Ramadhan 2026 dan juga Lebaran Idul Fitri 2026.

Mulai dari tanggal pemesanan hingga cara pesan tiket kereta mudik Lebaran 2026 ramai ditanyakan masyarakat yang hendak bepergian ataupun kembali ke kampung halaman dengan moda transportasi ini.

Lantas, kapan tanggal pembelian tiket kereta api Lebaran 2026? Berikut bocoran langsung dari PT KAI.

Baca Juga: Tunjangan Guru TW 3 dan TW 4 Belum Cair, Benarkah Ini Sinyal Carry Over Anggaran 2026?

Pembelian Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Dibuka Kapan?

Menanggapi ramainya pertanyaan masyarakat mengenai jadwal pembelian tiket kereta api Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun buka suara.

Melalui pengumuman resmi di akun Instagram @kai121_, PT KAI menyebut bahwa periode pemesanan tiket kereta api antarkota hingga saat ini belum berubah.

Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket antarkota H-45 sebelum jadwal keberangkatan. Informasi mengenai penjualan tiket kereta Lebaran 2026 akan disampaikan melalui akun media sosial resmi KAI.

"Jadi, sampai saat ini periode pemesanan tiket KA antarkota masih H-45 sebelum keberangkatan, dan belum ada perubahan jangka waktu," isi keterangan PT KAI dalam unggahan di akun Instagram @kai121_, seperti dikutip Poskota pada Kamis, 8 Januari 2026.

Baca Juga: Kriteria Nilai TKA Lulus SNBP 2026 Berapa? Simak Kategorinya di Sini

PT KAI mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap setiap informasi yang mengatasnamakan PT KAI serta menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa dengan biaya tambahan yang tidak wajar.


Berita Terkait


News Update