Selain Athena, Richard Lee juga mengembangkan merek skincare dr. Hen. Brand ini tidak hanya fokus pada produk perawatan kulit, tetapi juga memiliki jaringan klinik di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang Selatan.
Berdasarkan informasi dari laman resminya, dr. Hen pernah menyabet penghargaan Most Influential Rising Star Skincare Brand pada 2021, yang memperkuat posisinya di pasar skincare nasional.
Pabrik Kosmetik Athena Group Industri
Richard Lee juga terjun ke sektor manufaktur melalui Athena Group Industri (AGI). Pabrik maklon kosmetik ini berlokasi di Kawasan Industri Delta Silicon 8, Lippo Cikarang, Bekasi.
AGI diketahui telah memproduksi ratusan jenis produk, mulai dari perawatan kulit, parfum, perawatan tubuh, hingga kosmetik dekoratif. Keberadaan pabrik ini membuat bisnis Richard Lee tidak hanya bergantung pada penjualan klinik dan brand sendiri, tetapi juga dari kerja sama produksi dengan pihak lain.
YouTube Jadi Sumber Cuan Digital
Di luar dunia medis dan bisnis kecantikan, Richard Lee juga meraup pendapatan besar dari platform YouTube. Kanal @drRichardLeeMARS memiliki lebih dari 5,8 juta subscriber dengan konten yang beragam, mulai dari edukasi, klarifikasi isu viral, hingga podcast bersama tokoh publik.
Salah satu video terpopulernya berjudul “Bongkar Scarlett Whitening! Kalian Nilai Sendiri” yang ditonton jutaan kali. Ia juga kerap mengundang tokoh agama, figur viral, hingga selebritas yang tengah menjadi perbincangan.
Penghasilan Richard Lee dari YouTube diperkirakan mencapai ribuan dolar AS per bulan dan bisa menembus belasan miliar rupiah dalam setahun.
Meski demikian, angka tersebut bersifat perkiraan dan bisa berbeda dari pendapatan sebenarnya karena dipengaruhi banyak faktor.
Di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapi, jejak bisnis Richard Lee menunjukkan bahwa ia bukan hanya figur publik, tetapi juga pengusaha dengan jaringan usaha yang luas. Kasus yang menimpanya kini menjadi ujian besar yang akan menentukan perjalanan karier dan bisnisnya ke depan.
