Petugas Bersihkan Puing Bekas Ledakan di Rumah Tinggal Kawasan Jelambar Jakbar

Rabu 07 Jan 2026, 18:09 WIB
Petugas bersihkan sisa puing ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas 12 kilogram yang terjadi di sebuah rumah tinggal berlantai dua di Jalan Jelambar III, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu, 7 Januari 2025. (Sumber: Istimewa)

Petugas bersihkan sisa puing ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas 12 kilogram yang terjadi di sebuah rumah tinggal berlantai dua di Jalan Jelambar III, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu, 7 Januari 2025. (Sumber: Istimewa)

GROGOL PETAMBURAN, POSKOTA.CO.ID - Personel gabungan melakukan pembersihan sisa puing ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas 12 kilogram (kg), yang terjadi di sebuah rumah tinggal berlantai dua di Jalan Jelambar III, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya mengatakan, pasca ledakan tersebut, puing bangunan sempat berhamburan dan menutupi akses jalan.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, sehingga pihaknya pagi tadi langsung melakukan pembersihan untuk membuat situasi kembali normal.

Baca Juga: Polisi Selidiki Ledakan Rumah di Jelambar Jakbar, Satu Penghuni Luka Bakar Parah

"Kita bersihkan puingnya saja yang menutup akses jalan umum ini. Untuk pembersihan totalnya, masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut pihak terkait," ujarnya pada Rabu, 7 Januari 2026.

Ledakan kebocoran tabung gas ini berdampak kepada lingkungan sekitar, diantaranya satu rumah rusak berat dan dua lainnya rusak ringan.

Raditian menjelaskan, pihaknya mengerahkan sebanyak 40 personel gabungan untuk membersihkan puing di lokasi kejadian.

"Ada satu korban luka bakar dalam kejadian ini, langsung dibawa oleh petugas kesehatan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ucapnya.

Baca Juga: Polsek Cinere Amankan Ratusan Botol Miras dari Rumah Warga di Limo Depok

Sementara itu, Ketua RT 14 RW 07, Wenny Trisuarni, mengatakan peristiwa ledakan akibat kebocoran tabung gas itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB pagi.

Awalnya warga mengira suara keras yang terdengar tersebut berasal dari petir, mengingat cuaca saat kejadian sedikit mendung.


Berita Terkait


News Update