PALMERAH, POSKOTA.CO.ID - Insiden penembakan yang terjadi saat aksi pencurian sepeda motor di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, 7 Januari 2026 masih didalami polisi.
Kapolsek Palmerah Komisaris Polisi Gomos Simamora mengatakan, insiden ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan salah satu pelaku nekat menembakkan senjata api ketika aksinya dipergoki warga.
Saat itu, warga yang mengetahui adanya pencurian berusaha membantu korban, namun justru mendapat perlawanan dari para pelaku.
“Kejadian itu pada saat ada warga yang mencoba membantu, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak. Warga tersebut terkena tembakan di bagian kaki,” ujar Gomos saat dikonfirmasi, Rabu, 7 Januari 2026.
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Rp100 Miliar untuk Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said
Kronologi Curanmor Bersenpi di Palmerah
Gomos menjelaskan, pelaku curanmor ini berjumlah dua orang dan datang menggunakan sepeda motor.
Setelah berhasil membawa kabur motor milik korban, aksi mereka diketahui warga hingga terjadi kejar-kejaran di lokasi.
Dalam situasi tersebut, pelaku melepaskan tembakan ke arah warga untuk melarikan diri. Sehingga motor curiannya tertinggal di lokasi kejadian.
“Pelaku dua orang. Mereka datang pakai motor, lalu mengambil motor korban. Setelah ketahuan, terjadi kejar-kejaran dan salah satu pelaku menembakkan senjata api. Motor korban dibawa kabur, sementara motor pelaku tertinggal karena sempat tarik-menarik,” jelas Gomos.
Baca Juga: KUHP Baru Diresmikan, Polsek Cinere Depok Sosialisasikan ke Anggota
Gemos mengatakan, aparat kepolisian masih memburu kedua pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
