Polres Depok Terus Kawal Dugaan TNI Terlibat Pengeroyokan Pria hingga Tewas

Selasa 06 Jan 2026, 17:39 WIB
Ilustrasi penganiayaan pemuda oleh prajurti TNI. (Sumber: Pixabay)

Ilustrasi penganiayaan pemuda oleh prajurti TNI. (Sumber: Pixabay)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Depok berjanji mengawal kasus kematian pria berinial WAT, 24 tahun, yang diduga melibatkan anggota TNI Angkatan Laut (AL).

Kasus itu memicu protes dari massa yang terdiri dari warga hingga keluarga korban. Mereka menggeruduk Polres Metro Depok untuk menuntut keadilan, Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasie Humas Polres Metro Depok, AKP I Made Budi memastikan, kasus tersebut terus dikawal hingga para pelaku lain yang terlibat turut ditangkap.

"Kami mengakomodir apa yang menjadi tuntutan mereka selaku dari pihak keluarga korban. Tentunya Kepolisian Metro Depok akan terus mengawal sampai berhasil menangkap para pelaku lain selain Serda M anggota TNI AL," kata Budi, Selasa, 6 Januari 2026.

Baca Juga: Rumah di Depok Disusupi 2 Biawak Kelaparan

Budi menyebutkan, tiga orang sudah dimintai keterangan dalam pengusutan kasus tersebut. Saksi-saksi lain tidak menutup kemungkinan untuk diperiksa.

"Rata-rata saksi sebagian besar dari warga setempat dimintai keterangannya. Dan juga tidak menutup kemungkinan bertambah saksi-saksi lainnya untuk diambil keterangan guna membantu membuat terang kasus," ucapnya.

Ia memastikan, penyelidikan terus berjalan hingga hasilnya diumumkan kepada publik.

"Dalam penyelidikan kasus ini, tentu akan berjalan secara masif yang mungkin saja tahu dan berada di lokasi kejadian. Dan nanti juga pasti akan kami sampaikan selanjutnya," katanya.

Baca Juga: Komisi B DPRD Kota Depok Susun Renja 2026, Rencanakan Kunjungan Kerja untuk Optimalisasi PAD

Sementara itu, anggota TNI AL yang diduga terlibat berinisial Serda M sedang diperiksa Pomal Bungur.

Kronologi Dugaan Pengeroyokan Pria oleh TNI


Berita Terkait


News Update