Apa Itu Kapitil? Arti Kata Baru yang Ramai di Medsos dan Resmi Masuk KBBI: Ini Pengertian dan Asal-Usulnya

Selasa 06 Jan 2026, 14:56 WIB
Apa arti kata 'kapitil' yang sedang tren? kata baru yang resmi masuk KBBI, simak pengertian dan lawan katanya. (Sumber: KBBI VI Daring)

Apa arti kata 'kapitil' yang sedang tren? kata baru yang resmi masuk KBBI, simak pengertian dan lawan katanya. (Sumber: KBBI VI Daring)

POSKOTA.CO.ID - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan perbincangan mengenai kata "kapitil". Rasa penasaran warganet muncul bukan hanya karena istilah ini terdengar baru dan unik, tetapi juga karena kemiripan bunyinya dengan kata lain yang dianggap sensitif. Ternyata, kata ini telah resmi mendapatkan pengakuan linguistik nasional.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kapitil diartikan sebagai huruf kecil, yaitu bentuk aksara seperti a, b, c, dan seterusnya. Kata ini berfungsi sebagai lawan kata (antonim) langsung dari kapital yang merujuk pada huruf besar (A, B, C).

Namun, penting dicatat bahwa pasangan ini hanya berlaku dalam konteks pembahasan tipografi atau penulisan huruf, mengingat kata "kapital" sendiri memiliki makna lain dalam bidang ekonomi.

Baca Juga: Tompi Bela Gibran dari Candaan Pandji 'Mata Ngantuk': Ptosis Bukan Bahan Lelucon

Proses Pengesahan

Kepala Redaksi KBBI, Dewi Puspita, mengungkapkan bahwa meskipun terdengar baru di telinga publik, arti kata kapitil telah lama digunakan secara internal di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kata ini diusulkan secara resmi oleh editor Balai Bahasa Aceh pada tahun 2024.

Setelah melalui serangkaian kajian, verifikasi, dan validasi yang ketat, sesuai dengan prosedur standar penerimaan kosakata baru kata "kapitil" akhirnya ditetapkan dan dimasukkan ke dalam KBBI edisi terbaru pada tahun 2025.

Dari kacamata ilmu bahasa, "kapitil" masuk dalam kategori fonestem (phonestheme), yaitu pola bunyi tertentu yang sering muncul dalam sekelompok kata dengan nuansa makna serupa.

Pola bunyi "k-" yang diikuti bunyi tertentu pada "kapitil" secara simbolik dikaitkan dengan konsep "kecil", selaras dengan makna harfiahnya.

Baca Juga: Agama Richard Lee Apa dan Siapa Istrinya? Kini Berstatus Tersangka Atas Laporan Doktif

Antusiasme Publik dan Edukasi Bahasa

Ramainya pembicaraan di media sosial, yang awalnya dipicu oleh keingintahuan dan candaan terkait bunyi katanya, justru berbuah positif.

Fenomena ini mendorong peningkatan kesadaran dan minat masyarakat terhadap perkembangan bahasa Indonesia yang dinamis. Banyak warganet yang akhirnya mencari dan mempelajari makna resmi serta konteks penggunaan "kapitil" yang tepat.


Berita Terkait


News Update