Terkait langkah pencegahan, Pramono menekankan pentingnya menyalurkan energi kelompok remaja ke kegiatan yang lebih positif dan produktif, termasuk melalui lapangan pekerjaan.
"Jadi paling utama sebenarnya energinya itu harus tersalurkan secara benar. Dan untuk itu, maka ruang untuk yang melakukan tawuran ya energinya disalurkan. Bekerja," kata Pramono.
Sementara itu, terkait usulan pencabutan bantuan sosial oleh DPRD DKI Jakarta bagi pelaku tawuran, Pramono mengaku belum memikirkan kebijakan tersebut.
"Saya belum memikirkan itu," ungkapnya. (cr-4)
