Anggota DPRD Jabar Abdul Karim Soroti Krisis Pembuangan Sampah di Cianjur Selatan, Minta Pemkab Segera Bangun TPA

Kamis 11 Des 2025, 23:43 WIB
Anggota DPRD Jabar, Abdul Karim, saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025 di Desa Sukamulya, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. (Sumber: Istimewa)

Anggota DPRD Jabar, Abdul Karim, saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025 di Desa Sukamulya, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. (Sumber: Istimewa)

CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Abdul Karim, menegaskan perlunya penanganan cepat terkait persoalan pembuangan akhir sampah di wilayah Cianjur Selatan.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Desa Sukamulya, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Rabu, 10 Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan warga di wilayah selatan Cianjur sudah lama menghadapi kesulitan akibat tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memadai.

Menurutnya, kondisi ini berdampak langsung pada lingkungan, kesehatan, hingga kenyamanan masyarakat.

“Warga di Cianjur Selatan terpaksa membakar atau membuang sampah ke lokasi-lokasi terbuka karena tidak memiliki akses TPA. Ini sudah menjadi persoalan bertahun-tahun dan harus segera ditangani,” ujar Abdul Karim.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur ini menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur perlu mengambil langkah konkret dengan mempercepat pembangunan TPA baru yang dapat mengakomodasi jumlah penduduk dan volume sampah yang terus meningkat.

Baca Juga: Tutup Liga Futsal Pelajar Proton Series Championship 2025 di Cianjur, Anggota DPRD Jabar Abdul Karim: Tumbuhkan Mental Kompetitif Atlet Muda

“Saya berharap Pemkab Cianjur segera merealisasikan pembangunan TPA di wilayah selatan. Ini bukan hanya soal pelayanan publik, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Abdul Karim menambahkan, DPRD Jawa Barat akan terus mendorong pemerintah daerah melakukan perencanaan terpadu agar persoalan sampah tidak menjadi bom waktu bagi daerah. “Cianjur Selatan membutuhkan solusi permanen. Pemerintah tidak boleh menunda lagi,” ujarnya.

Kegiatan pengawasan tersebut juga dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang turut menyampaikan keluhan mengenai penumpukan sampah di sejumlah titik.

Dengan adanya dorongan dari legislatif, masyarakat berharap penanganan sampah di Cianjur Selatan segera mendapatkan kepastian dan langkah nyata dari pemerintah daerah.


Berita Terkait


News Update