Antisipasi Kebakaran dan Banjir, Pramono Minta Warga Jakarta Lapor RT/RW Sebelum Mudik

Jumat 13 Mar 2026, 20:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat berada di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jumat, 13 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat berada di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jumat, 13 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta warga untuk melaporkan kepada RT/RW setempat ketika meninggalkan rumahnya saat pergi mudik. 

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadi kebakaran maupun banjir di tengah curah hujan yang masih tinggi. 

Pramono mengaku, telah menginstruksikan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga tingkat wilayah untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

"Jadi saya sudah meminta kepada jajaran pemerintah DKI Jakarta sampai dengan tingkat RW, RT, melakukan sosialisasi bagi semua warga yang akan mudik untuk melaporkan," ujar Pramono di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jumat, 13 Maret 2026.

Baca Juga: Pramono Minta Warga Tak Panic Buying, Stok Pangan Jakarta Dipastikan Aman Jelang Ramadhan

Pramono menyampaikan, pelaporan tersebut penting agar ada pihak yang mengetahui dan bertanggung jawab mengawasi rumah warga yang ditinggalkan selama mudik

"Supaya ada yang bertanggung jawab kalau kemudian ini ditinggal pulang kampung," ucap Pramono. 

Menurut Pramono, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya antisipasi terhadap potensi kejadian seperti kebakaran maupun banjir yang bisa terjadi saat rumah kosong ditinggal pemiliknya.

"Jangan sampai seperti waktu yang lalu, kebetulan ada kebakaran, atau juga banjir, karena ini masih ada potensi untuk hujan curah hujan pada saat Idul Fitri itu kemungkinan menengah," kata Pramono. 

Lebih lanjut, dia mengatakan, kemungkinan naiknya permukaan air laut yang dapat berdampak pada sejumlah wilayah pesisir Jakarta.

"Tetapi ada juga data yang menunjukkan bahwa kemungkinan permukaan air lautnya akan naik. Untuk itu kami meminta semua warga yang akan mudik diminta untuk melaporkan kepada RT RW setempat," ujarnya. (cr-4). 


Berita Terkait


News Update