"Sertifikat yang diduga palsu ini sangat berbahaya jika digunakan untuk meyakinkan orang lain agar mengikuti kelasnya. Ini bisa menimbulkan kerugian, baik materiel maupun imateriel," tegas Natalia.
Menanggapi dugaan intimidasi dan penyebaran data pribadi yang dialami Evan pascaviralnya utas tersebut, Natalia menyatakan dukungan penuh dan siap mendampingi Evan secara hukum.
Pihaknya kini tengah mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan mengimbau masyarakat agar lebih teliti serta tidak mudah tergiur oleh kelas pelatihan berbayar dari pengajar yang kualifikasi akademiknya meragukan.
