POSKOTA.CO.ID - Di tengah hangatnya perbincangan publik mengenai keabsahan dokumen akademik di tanah air, sosok pembuat konten Michelle Wibowo mendadak menyita perhatian warganet.
Berawal dari persyaratan masuk klub buku rintisannya yang dinilai diskriminatif, serangkaian penelusuran warganet di media sosial justru membongkar dugaan manipulasi berbagai sertifikat akademik dan profesional luar negeri yang kerap ia pamerkan.
Semuanya bermula ketika Michelle mengajak pengguna media sosial untuk bergabung dengan komunitas buku yang ia dirikan, The Nonfiction Society. Sekilas, ajakan itu tampak seperti undangan hangat bagi para pencinta bacaan nonfiksi.
Namun, unggahan tersebut memicu perdebatan sengit setelah Michelle mewajibkan calon anggotanya melampirkan ijazah minimal S1 dari universitas luar negeri.
Baca Juga: Ijazah SMP Ahmad Sahroni Bocor, Nilai Mayoritas 6 Jadi Sorotan Netizen
Bagi banyak pegiat literasi, syarat ini dinilai berlebihan dan bertolak belakang dengan semangat kebersamaan sebuah komunitas.
Ketegangan makin memuncak saat seorang pengguna X mengkritik tata tulis Michelle yang dianggap tidak sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD). Alih-alih merespons secara dingin, Michelle justru membalas kritik tersebut dengan nada tajam di Instagram Story.
Respons reaktif itu berbalik menjadi bumerang. Merasa ada yang tidak beres, sejumlah warganet mulai menelusuri latar belakang Michelle melalui unggahan-unggahannya di Threads dan Instagram.
Salah satu penelusuran yang menyita perhatian datang dari John Chrysostom Evan atau pemili akun @jchrysev. Lewat utas panjang di Threads, Evan membedah satu per satu dokumen akademik yang diunggah Michelle.
Kejanggalan pertama ditemukan pada sertifikat Certificate of Best Bachelor Thesis dari Shanghai Jiao Tong University (SJTU) dokumen yang diklaim Michelle sebagai bukti bahwa skripsinya masuk dalam jajaran 1 persen terbaik di kampus tersebut. Evan menemukan bahwa tulisan nama Michelle Wibowo pada sertifikat tersebut tampak ditimpa karena jenis hurufnya berbeda jauh dari teks di sekitarnya.
