“Lantas bagaimana dengan mereka yang sudah terlalu lama menjabat?,” tanya Yudi.
“Itu termasuk yang dievaluasi.Sudah lama, kurang karya nyata bagi, sering bikin gaduh, terlebih menyakiti hati rakyat, apa layak dipertahankan. Yang lama wajib dipertahankan, jika loyalitas tinggi sudah teruji, apalagi memiliki prestasi membanggakan,” papar mas Bro.
“Jadi pendekatan utama saat ini loyalitas ya,” celatuk Yudi.
“Loyalitas yang didukung dengan kapabilitas, integritas dan moralitas. Boleh jadi loyalitas belum penuh, tetapi karena memiliki integritas dan moralitas yang tinggi, loyalitas akan terbangun dengan sendirinya,” jelas mas Bro.
“Betul juga, soal penyadapan kepada presiden tak lepas dari etika dan moralitas seperti pernah disinggung dalam obrolan warteg sebelumnya,” urai Heri.
“Poin pentingnya bagaimana mencari pejabat yang bermoral. Elektabilitas dan akseptabilitasnya tinggi, mungkin juga kapabilitasnya bagus, tapi kalau moralnya rendah, akan menuai masalah,” ujar Heri.
“Upaya bersih-bersih menjadi kebutuhan agar tidak ada lagi “duri dalam daging” dalam tubuh pemerintahan,” kata mas Bro.
