Kemenpar Siapkan Strategi Khusus Sambut Nataru 2026: Diskon Tiket hingga Keamanan Pangan Desa Wisata

Jumat 06 Nov 2026, 21:28 WIB
Kemenpar Siapkan Strategi Khusus Sambut Nataru 2026 (Foto: Istimewa)
Kemenpar Siapkan Strategi Khusus Sambut Nataru 2026 (Foto: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID,- Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah di depan mata. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di bawah kepemimpinan Menteri Widi Wardhana telah merancang berbagai program strategis. Tujuannya tentu untuk menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara agar berlibur di Indonesia.

Kemenpar telah menyiapkan sederet inisiatif penting guna menyambut lonjakan wisatawan pada libur akhir tahun. Program-program ini dirancang secara matang demi memberikan pengalaman berwisata yang optimal.

Menteri Widi memaparkan beberapa program utama yang sudah disiapkan kementeriannya. Di antaranya adalah pelaksanaan Famtrip (family trip), penguatan sektor gastronomi lokal, serta kerja sama lintas sektoral.

“Kementerian Pariwisata telah menyiapkan program Famtrip, keamanan pangan, diskon harga tiket, dan penguatan gastronomi untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Menteri Widi.

Kolaborasi Lintas Lembaga Demi Keamanan dan Keterjangkauan

Pemerintah tidak berjalan sendiri dalam menyukseskan libur akhir tahun ini. Kemenpar menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meningkatkan keamanan pangan di berbagai desa wisata.

Baca Juga: Kemenpar Targetkan 1,3 Juta Wisatawan Mancanegara saat Nataru

Selain itu, Kemenpar juga bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kerja sama strategis ini difokuskan untuk menghadirkan diskon harga tiket transportasi bagi para pelancong.

Konsep utama dari seluruh program tersebut adalah memberikan kenyamanan, keamanan, serta keterjangkauan biaya. Pemerintah juga tetap memperhatikan aspek akomodasi, kuliner modern, kekayaan budaya, hingga keindahan alam nusantara.

Ciptakan Pengalaman Berwisata yang Berkesan

Sektor pariwisata harus mampu memberikan kesan yang mendalam kepada setiap pengunjung. Dari pengalaman perjalanan yang berkesan, wisatawan diharapkan memiliki keinginan untuk datang kembali di masa mendatang.


Berita Terkait


News Update