TANGERANG, POSKOTA.CO.ID – Pemkot Tangerang memacu percepatan penanganan di sejumlah titik rawan banjir menjelang masuknya musim penghujan. Langkah preventif ini mencakup normalisasi aliran sungai, pengerukan sedimentasi, hingga pembangunan turap di wilayah-wilayah yang menjadi perhatian.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa kesiapan penanggulangan bencana air tidak boleh dilakukan secara mendadak saat hujan sudah turun, melainkan harus diantisipasi sejak jauh hari.
"Penanganan banjir tidak bisa hanya dilakukan ketika banjir sudah datang. Harus kita siapkan sejak musim panas, mulai dari hulunya," ujar Sachrudin, Senin, 2 November 2026.
Ia menyebutkan, beberapa aliran sungai utama yang menjadi fokus perhatian pembenahan saat ini antara lain Kali Angke, Kali Sabi, dan Kali Priuk. Perangkat daerah teknis diminta segera mengidentifikasi titik-titik rawan agar potensi genangan maupun banjir luapan dapat ditekan secara maksimal.
Baca Juga: 12 Pengemis di Kabupaten Tangerang Diangkut ke Panti Rehabilitasi
Meski pengerjaan teknis di lapangan terus dipercepat, Sachrudin mengakui bahwa persoalan banjir di Kota Tangerang tidak bisa diselesaikan oleh Pemkot sendirian. Diperlukan sinergi kuat dengan Pemerintah Provinsi Banten serta pemerintah pusat, terutama terkait program normalisasi skala besar dan kendala pembebasan lahan di lapangan.
Langkah ini juga menjadi tindak lanjut langsung dari hasil peninjauan dan susur sungai yang sebelumnya dilakukan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Gubernur Banten.
"Persoalan banjir bukan semata-mata soal kewenangan, tetapi bagaimana kita memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh pihak terkait," jelasnya.
Baca Juga: Tekan Pengangguran di Tangerang, Program Poliran Salurkan Tenaga Kerja Terlatih ke Industri
Imbauan untuk Aparatur dan Masyarakat
Di samping kesiapan infrastruktur dan koordinasi antar-lembaga, Sachrudin juga mengingatkan jajaran aparatur Pemkot Tangerang untuk tetap menjaga integritas, disiplin, dan memberikan keteladanan dalam melayani warga.
Ia turut mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke aliran sungai demi kenyamanan bersama.
"Rumah kita adalah Kota Tangerang, ruang bersama yang harus kita jaga. Dengan komitmen dan peran seluruh elemen, insya Allah Kota Tangerang akan semakin aman, nyaman, bersih, dan masyarakatnya semakin sejahtera," tuturnya.
Melalui percepatan pembenahan dan koordinasi intensif ini, Pemkot Tangerang berharap risiko banjir luapan saat puncak musim hujan dapat diminimalkan secara signifikan. (M1)
