Seruan aksi dilaksanakan dengan titik kumpul di Asrama Kamasan, Rabu, 28 Oktober 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, lalu ke kantor gubernur, dan berakhir di Titik Nol KM. Massa aksi dikatakan membawa 10 tuntutan untuk melawan rezim anti rakyat dan anti demokrasi.
Jadi, ketiga warna yang terkait dengan aksi demonstrasi merupakan simbol persatuan dan solidaritas suporter sepak bola di DIY. Mereka bersatu untuk menyuarakan keresahan bersama rakyat Indonesia serta bertekad menghadapi kelompok yang dituding melakukan kekerasan terhadap mahasiswa pada demo sebelumnya. (M5)
