JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba menerima kunjungan Tim Ombudsman Republik Indonesia, Rabu (28/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus memastikan penerapan standar pelayanan di lingkungan lapas.
Rombongan yang dipimpin Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan, disambut Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Amico Balalembang, bersama jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, tim Ombudsman meninjau sejumlah area pelayanan serta melakukan wawancara dengan petugas, warga binaan, dan pengunjung. Peninjauan ini bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan pelayanan publik di Lapas Salemba.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan mendorong pelayanan yang profesional, transparan, serta akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Lapas Salemba Buka Kunjungan Khusus Anak, Warga Binaan Lepas Rindu
Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Amico Balalembang, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, evaluasi dari pihak eksternal menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim Ombudsman Republik Indonesia ke Lapas Kelas IIA Salemba. Kunjungan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memastikan bahwa penyelenggaraan pelayanan publik berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” ujar Amico.
Ia menegaskan, jajarannya berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan humanis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kedisiplinan petugas, penerapan standar operasional prosedur, serta evaluasi pelayanan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Dirjenpas Mashudi Mundur, Menteri Imipas Sebut Pertanggungjawaban Moral Kasus Lapas Cibinong
Amico menambahkan, pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan standar administrasi, tetapi juga menyangkut kemudahan akses, kepastian layanan, dan kenyamanan masyarakat.
“Bagi kami, pelayanan publik bukan hanya tentang memenuhi standar, tetapi juga bagaimana memberikan kemudahan, kepastian, dan rasa nyaman bagi masyarakat maupun warga binaan. Kami akan terus memperkuat profesionalisme petugas, menjaga integritas, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas,” katanya.
