Telin Dorong Kedaulatan Teknologi dan Investasi Digital Indonesia di Bali Tech Week 2026

Rabu 28 Okt 2026, 17:35 WIB
Chief of Product Telin Azmal Yahya memberikan paparannya dalam sesi diskusi pada agenda Bali Tech Week (BTW) 2026. (Sumber: Telkom)
Chief of Product Telin Azmal Yahya memberikan paparannya dalam sesi diskusi pada agenda Bali Tech Week (BTW) 2026. (Sumber: Telkom)

POSKOTA.CO.ID - Penguatan kapabilitas teknologi nasional serta tata kelola investasi yang solid menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing global.

Komitmen ini ditegaskan oleh PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), saat berbagi pandangan dalam ajang Bali Tech Week (BTW) 2026.

Melalui keikutsertaannya dalam BTW 2026, Telin menyoroti dua isu krusial bagi masa depan ekonomi digital tanah air: penguatan kapabilitas teknologi lokal dan penciptaan keseimbangan antara masuknya investasi asing dengan kedaulatan digital nasional.

Dalam sesi diskusi bertajuk "Building Indonesia’s Sovereign Technology", Chief of Product Telin, Azmal Yahya, menekankan bahwa kemandirian digital tidak bisa ditawar jika Indonesia ingin menjadi pemain kunci dalam ekonomi digital global.

Baca Juga: DTIIF 2026: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography

“Penguatan kapabilitas teknologi nasional menjadi hal penting untuk mendukung kemandirian digital dan daya saing Indonesia dalam jangka panjang. Di tengah perkembangan teknologi yang cepat, inovasi dalam negeri sangat diperlukan agar Indonesia berpartisipasi lebih aktif, bukan sekadar jadi penonton,” tegas Azmal.

Menjaga Keseimbangan Investasi dan Kedaulatan

Pada kesempatan berbeda, VP Governance & Regulatory Telin sekaligus Head of Inter-Agency Relations ASKALSI, Roger Pardede, mengisi sesi "Equilibrium on Investment and Sovereign for Digital Economy Ecosystem".

Roger menyoroti pentingnya regulasi yang adaptif untuk menyeimbangkan iklim investasi dan perlindungan kepentingan nasional.

Menurutnya, tata kelola yang efektif dan kerangka regulasi yang pasti akan memberi rasa aman bagi pelaku industri, mendorong inovasi, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi digital tetap berkelanjutan tanpa mengorbankan kedaulatan negara.

Baca Juga: LKPP dan Telkom Solution Garap SPSE V5, Dorong Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Lebih Transparan

Selain menyampaikan gagasan di panggung utama, Telin juga membuka booth interaktif yang memamerkan deretan layanan konektivitas internasional dan solusi digital. Area ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku industri dan calon mitra global untuk menjajaki kerja sama strategis.

Sebagai lengan internasional TelkomGroup, Telin terus memperluas jaringan lintas negara, mendiversifikasi rute infrastruktur, dan menjalin kemitraan global. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keandalan konektivitas nasional sekaligus memperlebar akses pasar Indonesia ke skala internasional.

Upaya berkelanjutan ini mempertegas peran TelkomGroup dalam mengawal transformasi digital nasional, guna memastikan Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam peta ekonomi digital dunia.


Berita Terkait


News Update