Alasan Barbarossa dan Gibran Mundur dari Tenaga Ahli Kemenhaj Apa? Ini Kata Menhaj Gus Irfan

Selasa 27 Okt 2026, 15:44 WIB
Dua anak Menhaj Gus Irfan, Barbarossa dan Gibran, resmi mundur dari tenaga ahli Kemenhaj. (Sumber: Instagram/@gus.irfanyusuf)
Dua anak Menhaj Gus Irfan, Barbarossa dan Gibran, resmi mundur dari tenaga ahli Kemenhaj. (Sumber: Instagram/@gus.irfanyusuf)

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf kemudian menjelaskan alasan kedua anaknya sempat terlibat dalam pekerjaan di lingkungan BP Haji.

Dia menyebut, anak-anaknya bersama sejumlah santri telah membantu sejak awal pembentukan lembaga tersebut.

Menurut Irfan, ketika dirinya bersama Dahnil dilantik untuk memimpin BP Haji pada akhir Oktober 2024, lembaga itu belum memiliki struktur organisasi, kantor, maupun staf pendukung yang memadai.

"Keluar dari istana kita enggak punya staf, kita enggak punya kantor, kita enggak punya apa-apa," ungkap Irfan

Irfan menjelaskan, pada masa awal itu, dirinya mendapat bantuan dari para santri dan anak-anaknya.

Sementara itu, kata dia, Dahnil memperoleh dukungan dari tim yang berasal dari Kementerian Pertahanan.

"Akhinya Bang Dahnil disambut timnya dari Kementerian Pertahanan, saya disambut santri-santri saya dan anak saya. Mereka ini yang tanpa diminta membantu pembentukan BP Haji itu,” ujar dia.

Baca Juga: Live Skor Hasil Persija vs Persik Malam Ini, Cek Update Pertandingan Mulai Pukul 19.00 WIB

Sebelum mengundurkan diri itu, pengangkatan Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz telah menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Sorotan muncul karena keduanya merupakan anak kandung pejabat yang memimpin kementerian tempat mereka bekerja.

Sejumlah unggahan yang beredar mengaitkan pengangkatan keduanya dengan dugaan nepotisme atau praktik yang kerap disebut sebagai orang dalam (ordal).

Dari tangkapan layar dokumen yang beredar di media sosial, pengangkatan dua anak Gus Irfan disebut mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 tentang pengangkatan tenaga ahli.


Berita Terkait


News Update