“Iya sih korupsi itu salah jalan, jalan pintas memperoleh harta benda,” kata Heri.
“Tetapi korupsi bukan hanya salah jalan, kadang mencari jalan pintas akibat sikap serakah. Coba yang gajinya sudah ratusan juta, masih juga korupsi. Apa tidak cukup dengan gaji segitu?,” kata mas Bro.
“Lebih repot lagi untuk melancarkan aksi korupsi dengan membangun mafia.Selain lancar, aksinya lebih sistematis dan terstruktur serta masif, “ kata Heri.
“Tak heran jika mafia dimaksud bisa berjalan bertahun – tahun karena terlindungi,” kata Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Warga Miskin Dibilang Kaya, Kok Bisa?
“Kok bisa ya?,” tanya Heri.
“Lah yang namanya mafia itu perkumpulan rahasia, geraknya tentu tersembunyi, tidak tampak. Yang jelas mafia itu persengkokolan jahat,” kata mas Bro.
“Makanya tak heran jika rakyat mendesak, stop segala macam bentuk mafia karena ujungnya merugikan rakyat. Tak hanya mafia minyak mentah, BBM, energi, angan, juga mafia tanah,” urai Heri.
