Karena itu, ia merasa kurang tepat apabila dirinya kemudian diposisikan hanya sebagai seorang pekerja di dalam grup.
“Masa orang kerja cari duit kayak kagak apa ya, seusia kita kayak ngerasa tertindas aja diri saya, gitu. Mungkin itu pemikiran saya ya, gitu. Ya kayak enggak ada harganya aja, gitu. Kayak owner, founder, saya berarti karyawan dong di sini, gitu. Sementara dari nol kan kita sama-sama,” tandas Andika.
