Baca Juga: Kenapa Hak Asuh Anak Audi Marissa Diberikan Kepada Anthony Xie? Ini Alasannya
Dia menyebut makanan yang diolah memiliki batas waktu konsumsi sekitar empat jam.
Pada hari kejadian, SPPG Kalitengah mendistribusikan sejumlah menu makanan kepada para pelajar dan santri.
Menu MBG yang didistribusikan saat itu terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis dan baby corn, serta buah apel.
Rafli menegaskan bahwa prosedur pemeriksaan rasa dan kualitas makanan sebenarnya telah dijalankan sebelum disantap para siswa.
Menurutnya, terdapat mekanisme pemeriksaan atau penilaian terhadap makanan sebelum hidangan tersebut diberikan kepada penerima manfaat di sekolah.
"Di situ kan ada organoleptik (penguji atau penilai suatu produk). Jadi setiap ke sekolahan itu ada uji yang nantinya itu dicicipi oleh PIC pihak sekolah," jelas Rafli.
Dari komunikasi yang ia lakukan bersama pihak sekolah penerima, Rafli mendapat laporan awal bahwa kondisi hidangan dalam keadaan baik tanpa kejanggalan.
"Nah, setelah saya tanya, katanya aman, enggak ada masalah di makanan itu. Tapi kenapa kok keracunan, lah itu yang saya tidak tahu," tandasnya.
