Cuaca panas dan kondisi udara yang lebih kering dapat membuat kulit kehilangan kelembapan.
Kulit yang kekurangan kelembapan biasanya terasa lebih kencang, kasar, atau bahkan mengelupas pada kondisi tertentu.
Kulit kering juga dapat membuat wajah terlihat kurang segar dan lebih mudah tampak kusam.
Oleh karenanya, menjaga kelembapan kulit menjadi bagian penting dari perawatan selama musim kemarau.
Penggunaan pelembap dapat disesuaikan dengan jenis kulit. Pemilik kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap, tetapi dapat memilih tekstur yang lebih ringan.
Sementara itu, pemilik kulit kering dapat mempertimbangkan pelembap dengan kemampuan menghidrasi yang lebih tinggi.
2. Bersihkan Wajah dari Debu dan Polusi
Selain sinar matahari, debu dan polusi juga dapat menempel pada permukaan kulit selama beraktivitas di luar ruangan.
Jika tidak dibersihkan dengan baik, kotoran dapat menumpuk dan membuat kulit terlihat kusam. Membersihkan wajah secara rutin menjadi langkah dasar yang penting.
Namun, penggunaan produk pembersih juga sebaiknya tidak berlebihan karena terlalu sering mencuci wajah atau menggunakan pembersih yang terlalu keras dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit.
Pembersih wajah sebaiknya dipilih berdasarkan jenis dan kondisi kulit. Setelah beraktivitas di luar ruangan, wajah dapat dibersihkan untuk menghilangkan kotoran, keringat, dan sisa produk yang menempel.
3. Lakukan Eksfoliasi untuk Angkat Sel Kulit Mati
Kulit secara alami mengalami proses regenerasi. Sel kulit lama akan terlepas dan digantikan oleh sel kulit baru.
Namun, penumpukan sel kulit mati pada permukaan kulit dapat membuat wajah terlihat kurang cerah dan teksturnya terasa lebih kasar.
