Antisipasi Bencana, Pemkab Tangerang Berencana Bangun Sumur Resapan

Kamis 20 Agu 2026, 15:19 WIB
Ilustrasi kekeringan saat musim kemarau. (Sumber: Freepik/@jcomp)
Ilustrasi kekeringan saat musim kemarau. (Sumber: Freepik/@jcomp)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana membangun sumur resapan, sumur imbuhan, lubang biopori, serta tandon retensi. Proyek itu sebagai langkah mitigasi bencana, seperti kekeringan yang kerap datang setiap tahun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy mengatakan pembangunan infrastruktur penampung air tersebut akan dilakukan secara massal pada 2027.

Kajian Kelayakan Proyek Pencegah Banjir

Saat ini, Pemkab Tangerang tengah melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk menghitung secara rinci kebutuhan anggaran proyek massal tersebut. Proses pemetaan lokasi pembangunan pun masih menunggu kepastian jumlah anggaran yang dialokasikan.

"Nanti kita lihat ketersediaan anggarannya berapa untuk 2027 program penanganan kekeringan ini. Baru kita bisa menghitung dengan anggaran yang kita siapkan itu kira-kira akan tersebar di titik-titik mana saja," kata Erwin, Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga: Basarnas Temukan Pemuda yang Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat dalam Kondisi Tak Bernyawa

Solusi Atasi Kekeringan saat Kemarau

Erwin mengungkapkan, keberadaan sumur resapan dan tandon retensi diharapkan dapat menanggulangi krisis air bersih yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang saat musim kemarau.

"Jadi pikiran kita, kalau memang sudah terprogramkan dengan baik, pada saat kemarau pun kita masih punya cadangan air bawah tanah yang memadai," ujarnya.

Selain mengatasi kekeringan, infrastruktur ini juga disiapkan sebagai solusi untuk meredam banjir yang sering terjadi saat musim hujan tiba.

"Sebaliknya, pada saat musim penghujan, keberadaan sumur resapan, lubang biopori, sumur imbuhan, dan tandon bisa menjadi penampung air supaya debit banjir tidak terlalu besar. Seperti itu gagasannya," ucapnya.


Berita Terkait


News Update