DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Dua kebakaran terjadi dalam waktu berdekatan di Kota Depok pada Rabu, 12 Agustus 2026 dini hari. Api melumat sebuah bangunan pondok pesantren (ponpes) di Sukatani, Kecamatan Tapos, dan warung kopi (warkop) di Beji Timur, Kecamatan Beji.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di bangunan kobong Ponpes AD Donggala, Jalan Kemang RT 003/RW 008, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.
Selang sekitar dua jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di sebuah warkop di Jalan M Ridwan Rais RT 01/RW 05, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tesy Haryati, mengatakan kedua kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik.
Baca Juga: Antisipasi Kebakaran, DPRD Desak Gubernur Pramono Cek Semua Gedung Milik Pemprov Jakarta
"Api dengan cepat menyambar ke beberapa sisi bangunan sehingga tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan," ujar Tesy kepada Pos Kota, Rabu.
Api di Ponpes Padam Setelah Lebih dari Satu Jam
Tesy menjelaskan, petugas menerima laporan kebakaran ponpes sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas kemudian melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB.
Bangunan ponpes yang terbakar memiliki area terdampak sekitar 8 x 5 meter persegi. Berdasarkan keterangan pemilik, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp70 juta.
Sementara itu, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Titik Api dari Ruang Server
Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono mengatakan lokasi yang terbakar merupakan Ponpes AD Donggala yang dipimpin Ustad Robby Dongkal atau Rahmat.
Menurut Jupriono, salah seorang penghuni ponpes bernama Namid terbangun setelah mendengar suara keras dari bagian belakang bangunan. Saat diperiksa, ia mendapati api telah membakar bangunan pesantren.
"Api berasal dari dapur pesantren berisi kardus, kitab-kitab suci Al Quran dan freezer. Dugaan kuat penyebab akibat korsleting listrik," kata Jupriono.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Selain petugas Damkar, warga sekitar juga turut membantu memadamkan api secara manual.
Baca Juga: Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Karena Apa? Ini Dugaan Awalnya
Warkop di Beji Terbakar Pukul 05.40 WIB
Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 05.40 WIB di sebuah warkop di Jalan M Ridwan Rais, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji.
Petugas Damkar Kota Depok berjibaku memadamkan api hingga berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.40 WIB.
Area warkop yang terbakar diperkirakan seluas 4 x 3 meter persegi. Namun, hingga proses penanganan selesai, kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat ditaksir.
Tesy memastikan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam kebakaran warkop tersebut.
Setelah api berhasil dipadamkan, penanganan kedua lokasi kebakaran diserahkan kepada aparat kepolisian di wilayah masing-masing untuk proses lebih lanjut.
"Penanganan lanjut sudah diserahkan ke masing-masing anggota kepolisian setempat yaitu Polsek Cimanggis dan Polsek Beji," ujar Tesy.
