3 Alat Ukur Kelistrikan Bosch Diperkenalkan untuk Praktik Mahasiswa PNJ

Minggu 27 Sep 2026, 20:35 WIB
Bosch Power Tools membekali mahasiswa PNJ dengan tiga alat ukur kelistrikan terbaru. (Sumber: Poskota/Aldi Harlanda Irawan)
Bosch Power Tools membekali mahasiswa PNJ dengan tiga alat ukur kelistrikan terbaru. (Sumber: Poskota/Aldi Harlanda Irawan)

POSKOTA.CO.ID - Perkembangan teknologi di sektor industri membuat kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan keterampilan teknis ikut berubah.

Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi vokasi untuk tidak hanya memberikan pembelajaran berbasis teori, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengalaman menggunakan peralatan yang banyak ditemui di dunia kerja.

Salah satu upaya tersebut dilakukan Bosch Power Tools melalui pengenalan tiga alat ukur kelistrikan terbaru kepada mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Ketiga perangkat tersebut terdiri dari GDM 600-15 Professional Digital Multimeter, GMC 600-15 Professional Clamp Meter, dan GFM 1000-15 Professional Fork Meter.

Peralatan tersebut nantinya digunakan dalam kegiatan praktik mahasiswa PNJ. Melalui praktik langsung, mahasiswa diharapkan tidak sekadar mampu membaca hasil pengukuran, tetapi juga memahami pemilihan alat, prosedur penggunaan, potensi risiko, hingga penerapan keselamatan kerja.

Vice President Sales Bosch Power Tools ASEAN, Christoph Schmidt, mengatakan perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia.

“Industri 4.0 mengubah cara perusahaan berproduksi, bekerja, dan menyelesaikan persoalan. Namun, teknologi saja tidak cukup. Dibutuhkan tenaga kerja dengan fondasi teknis yang kuat, mampu memahami teknologi, memecahkan masalah, serta terus belajar dan beradaptasi dengan kebutuhan industri,” ujar Christoph.

Baca Juga: Penyebab Panggung Juicy Luicy di Highland Fest 2026 Kebakaran Apa? Ini Kronologi Insiden di Bukittinggi

Kolaborasi Bosch dan PNJ Perkuat Kompetensi Mahasiswa Vokasi

Kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri menjadi salah satu cara untuk mempersempit kesenjangan antara pembelajaran di kampus dengan kebutuhan pekerjaan. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai teknologi, prosedur, serta situasi yang akan mereka hadapi ketika masuk ke lingkungan profesional.

Dari Jurusan Teknik Elektro, tingkat serapan lulusan pada 2026 tercatat sekitar 70 persen. Sementara itu, secara keseluruhan, 41 persen lulusan PNJ pada wisuda September 2026 telah bekerja atau berwirausaha sebelum menerima ijazah.

Kebutuhan tenaga kerja di sektor industri juga masih cukup besar. Kementerian Ketenagakerjaan memperkirakan 17 sektor industri membutuhkan tambahan rata-rata sekitar 750 ribu pekerja per tahun hingga 2029. Kebutuhan tersebut mencakup berbagai posisi, mulai dari profesional dan manajer hingga teknisi serta operator.


Berita Terkait


News Update