BPBD Petakan 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Rawan Kebakaran saat Kemarau

Rabu 15 Jul 2026, 16:04 WIB
Ilustrasi kekeringan saat musim kemarau di Tangerang. (Sumber: Freepik/@jcomp)
Ilustrasi kekeringan saat musim kemarau di Tangerang. (Sumber: Freepik/@jcomp)

‎TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

‎Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, kekeringan di 25 wilayah diperkirakan terjadi hingga September 2026.

‎"Sekitar 25 kecamatan potensi kebakaran. Baik lahan ilalang, gedung, maupun juga lapak limbah-limbah yang dikoordinir oleh pengusaha limbah," kata Taufik, Rabu, 15 Juli 2026.

‎Taufik menjelaskan, puluhan kecamatan yang rentan kebakaran biasanya berada di kawasan industri, seperti Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Curug, Tigaraksa, Cikupa dan sekitarnya.

Baca Juga: Guru Ngaji Pelaku Kekerasan Seksual di Tangerang Ditangkap Polisi

"Cuaca saat kemarau ekstrem di musim kemarau ini menyebabkan daerah tersebut menjadi rentan terbakar terutama wilayah-wilayah industri dan pergudangan, serta wilayah yang banyak limbah," ujarnya.

Sementara itu, baru satu kecamatan di Kabupaten Tangerang yang dilaporkan mengalami krisis air bersih.

‎"Yang baru kelihatan saat ini kekurangan air bersih itu baru di Kecamatan Curug. Dan kita sudah bantu distribusi air bersih di wilayah Curug. Kita selalu stay petugas-petugas kita dengan armadanya," ungkapnya.

BPBD telah bekerja sama dengan instansi lainnya untuk menyalurkan air bersih pada saat terjadi krisis air di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: 148 Napi Rutan Tangerang Lakukan Perekaman Data Kependudukan dan Pemadanan NIK

‎"Apabila ada kekeringan, kita bantu suplai air bersih. Kemudian koordinasi dengan PDAM dan Perkim (Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman). Jadi bukan BPBD sendiri, ada PDAM dan Perkim untuk suplai air apabila tidak bisa ditangani sendiri oleh BPBD," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update