Kematian Misterius Perempuan di Pasar Kemis Terungkap, Polisi Tangkap Pria Berinisial A

Selasa 11 Agu 2026, 10:34 WIB
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. (Sumber: Pos Kota/Veronica)
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. (Sumber: Pos Kota/Veronica)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Kematian misterius seorang perempuan berinisial R yang ditemukan tergantung di sebuah kontrakan di wilayah Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap.

Polisi memastikan kematian R bukan akibat bunuh diri. Korban diduga dibunuh oleh seorang pria berinisial A, 30 tahun, yang diketahui memiliki hubungan asmara dengan korban.

Kasus tersebut dibongkar oleh penyidik Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang setelah menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi kejadian.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung pada Selasa, 19 Mei 2026.

Baca Juga: Pelaku Mutilasi di Depok Diduga Potong Tubuh Korban untuk Hilangkan Jejak Pembunuhan

"Namun penyidik menemukan sejumlah kejanggalan. Di antaranya posisi tubuh korban yang ditemukan dalam keadaan tergantung, tetapi telapak kaki korban masih menyentuh lantai," kata Indra Waspada kepada Pos Kota, Selasa, 11 Agustus 2026.

Temuan tersebut membuat polisi tidak langsung menyimpulkan korban meninggal akibat bunuh diri. Penyidik kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Polisi memeriksa sejumlah saksi, mengecek rekaman CCTV, mengumpulkan barang bukti, hingga menelusuri komunikasi korban dengan sejumlah orang.

Dari penelusuran tersebut, penyidik menemukan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp antara korban dengan pria berinisial A. Komunikasi itu terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, atau dua hari sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Baca Juga: Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua, 3 Terduga Pelaku Masih Didalami

"Dari rangkaian penyelidikan tersebut, penyidik menemukan adanya komunikasi melalui aplikasi WhatsApp antara korban dengan seorang pria berinisial A," ungkapnya.


Berita Terkait


News Update