5 Pelaku Penganiayaan dan Dugaan Pelecehan Seksual Karyawan di Tangerang Ditangkap, Motifnya Bikin Geleng Kepala

Senin 10 Agu 2026, 13:14 WIB
Konferensi pers kasus penganiayaan dan dugaan pelecehan seksual terhadap karyawan pria di Panongan, Tangerang. (Sumber: Pos Kota/Veronica)
Konferensi pers kasus penganiayaan dan dugaan pelecehan seksual terhadap karyawan pria di Panongan, Tangerang. (Sumber: Pos Kota/Veronica)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Niat seorang pria berinisial PG (25) untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya justru berujung petaka. Ia diduga dianiaya secara bersama-sama hingga mengalami kekerasan seksual oleh sejumlah rekan kerjanya di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Polisi kini telah menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Kelimanya yakni EDD (24), SD (21), ML (22), AD (31), dan D (21).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 28 Juli 2026.

Kasus bermula ketika korban bekerja pada usaha koperasi atau bank keliling milik tersangka EDD sejak 25 Juli 2026. Namun, beberapa hari kemudian korban memutuskan untuk berhenti bekerja.

Baca Juga: Simpan 1.785 Butir Obat Keras, Pria di Neglasari Tangerang Ditangkap Polisi

"Korban kemudian menemui EDD untuk menyampaikan niat mengundurkan diri. Pada saat itu, EDD meminta korban menunggu kedatangan pengawas berinisial SD," kata Indra Waspada kepada Pos Kota, Senin, 10 Agustus 2026.

Sekitar pukul 23.00 WIB, SD datang. Korban kembali menyampaikan keinginannya untuk berhenti bekerja.

Namun, keputusan korban tersebut justru memicu persoalan. Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka diduga tidak terima dan mencurigai korban hendak membuka usaha serupa serta mengambil konsumen di wilayah usaha mereka.

"Namun, permintaan tersebut justru menimbulkan persoalan," ungkapnya.

Baca Juga: Pengedar Tramadol dan Eximer di Tangerang Diciduk Polisi

Korban Dianiaya Berjam-jam

EDD kemudian mengumpulkan SD, ML, AD, dan D untuk membicarakan persoalan tersebut.


Berita Terkait


News Update