Pemilik KM Mutiara Sentosa 2 Siapa? Simak Fakta dan Profil Operator Kapal yang Terbakar

Minggu 02 Agu 2026, 18:05 WIB
Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar saat tengah berlayar pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Sumber: X/@indepenSumatera)
Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar saat tengah berlayar pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Sumber: X/@indepenSumatera)

POSKOTA.CO.ID - Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar saat tengah berlayar pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Dalam pelayaran reguler tersebut, kapal diketahui mengangkut sekitar 250 penumpang.

Insiden kebakaran itu sendiri terjadi ketika kapal berada di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima oleh petugas siaga Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB.

Laporan darurat berasal dari Syahbandar Tanjung Perak Surabaya dan PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), perusahaan yang mengoperasikan kapal tersebut.

Setelah menerima laporan, Tim SAR gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Selain proses evakuasi, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur juga langsung melakukan langkah penyelidikan.

Tim khusus diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap insiden kebakaran yang terjadi di perairan utara Madura.

Kasi Intel Air Polda Jawa Timur Kompol Riyanto dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa penugasan tersebut telah memiliki dasar administrasi resmi.

Surat Perintah Nomor Sprin/73/VIII/RES 1.24./2026 tanggal 1 Agustus 2026 diterbitkan sebagai dasar penugasan personel Ditpolairud Polda Jawa Timur dalam pelaksanaan pemeriksaan kapal yang terbakar di perairan Madura.

Di tengah ramainya pemberitaan mengenai insiden tersebut, banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai kepemilikan KM Mutiara Sentosa 2.

Lantas, siapa pemilik KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami insiden kebakaran di perairan utara Sumenep, Madura? Simak informasi lengkapnya.

Baca Juga: Widya Rayi Fadhilah Lail Meninggal karena Apa? Ini Kabar Duka Mantan Rekan Megawati Hangestri

Pemilik KM Mutiara Sentosa 2 Siapa?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Mutiara Sentosa merupakan kapal jenis Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).

Sebagai kapal Ro-Ro, KM Mutiara Sentosa 2 tidak hanya melayani angkutan penumpang, tetapi juga dirancang untuk mengangkut kendaraan bermotor seperti mobil, truk, maupun kendaraan logistik lainnya.

Kapal ini menjadi salah satu armada yang melayani pelayaran antarpulau dengan rute utama Surabaya-Makassar.

Sebelum beroperasi di Indonesia, KM Mutiara Sentosa 2 memiliki sejarah panjang di Jepang.

Kapal tersebut dibangun pada tahun 1992, sehingga saat ini usianya mencapai sekitar 34 tahun.

Ketika pertama kali dioperasikan di Jepang, kapal ini menggunakan nama Ferry Osaka dan dimiliki oleh perusahaan pelayaran Meimon Taiyo Ferry.

Saat itu, kapal melayani rute pelayaran Osaka-Shinmoji, yang merupakan salah satu jalur penyeberangan penting di Jepang.

Memasuki tahun 2015, kapal tersebut dijual ke Indonesia dan berganti nama menjadi Golden Bird 5.

Baca Juga: Six Nine Padel Bandung Milik Siapa? Viral usai Polemik Penebangan Pohon Bikin Wali Kota Farhan Murka

Setahun kemudian, tepatnya pada 2016, kapal kembali berganti nama menjadi Mutiara Sentosa 2, nama yang digunakan hingga sekarang.

KM Mutiara Sentosa 2 memiliki sejumlah spesifikasi yang mendukung operasionalnya sebagai kapal penumpang sekaligus pengangkut kendaraan.

Kapal ini memiliki nomor IMO 9021382, MMSI 525022391, serta Call Sign YBDJ2 sebagai identitas pelayaran internasional.

Secara dimensi, panjang kapal mencapai sekitar 160 meter dengan lebar 25 meter.

Sementara itu, bobot kapal tercatat mencapai 9.479 Gross Tonnage (GT), menjadikannya salah satu kapal Ro-Ro berkapasitas besar yang beroperasi di Indonesia.

Untuk sistem penggeraknya, KM Mutiara Sentosa 2 menggunakan mesin diesel sebagai sumber propulsi utama.

Dengan spesifikasi tersebut, kapal memiliki kapasitas angkut hingga 689 penumpang dan 49 awak kapal, selain mampu membawa berbagai jenis kendaraan roda empat maupun kendaraan logistik sesuai kapasitas yang tersedia.


Berita Terkait


News Update