Benarkah Akan Ada Kerusuhan Agustus 2026? Viral di Medsos usai Banyak Mal Besar Tiba-tiba Dipasangi Pagar Besi Tinggi

Sabtu 01 Agu 2026, 07:00 WIB
Potret mal Kokas di Jakarta Selatan yang dipasangi pagar besi tinggi. (Sumber: Threads/@nvtnde)
Potret mal Kokas di Jakarta Selatan yang dipasangi pagar besi tinggi. (Sumber: Threads/@nvtnde)

POSKOTA.CO.ID - Belakangan ini, publik dibuat penasaran dengan pemandangan sejumlah mal besar di Jakarta hingga Surabaya yang dipasangi pagar besi tinggi. Kondisi ini membuat munculnya berbagai isu liar di benak masyarakat, salah satunya tentang kemungkinan adanya kerusuhan di Indonesia dalam waktu dekat.

Perbincangan mengenai pemandangan tak biasa itu semakin hangat dibahas netizen ketika beredar foto dan video salah satu mal besar di Jakarta, yakni Kota Kasablanka yang kini dikelilingi pagar tinggi.

Banyak masyarakat yang kebingungan dan bertanya-tanya mengenai alasan pemasangan pagar tinggi itu secara tiba-tiba.

Baca Juga: Ramai Pusat Perbelanjaan Dipagar Tinggi, APPBI: Demi Ketertiban

"Halo Kokas, @kotakasablanka penasaran deh.... Kenapa sekarang dipagar setinggi ini? Dulu rasanya lebih terbuka, lebih lega buat dipandang" tanya salah seorang pengguna Threads dengan akun @afi*** dalam unggahannya yang menampilkan video penampakan pagar tinggi mengelilingi Kokas.

Berbagai spekulasi dan dugaan tentang kemungkinan penyebab pemasangan pagar itu pun terus bergulir. Tak hanya di Threads, isu ini juga ramai diperbincangkan di platform media sosial lain, seperti X hingga Instagram.

Tak sedikit warganet yang menyebut bahwa pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah mal besar di Jakarta dan Surabaya, bahkan kota lainnya karena adanya kemungkinan kerusuhan besar yang aka terjadi di Indonesia.

Bahkan, ada warganet yang mengatakan jika para pengusaha besar di tanah air sudah mendapatkan informasi di lingkungan internal mereka soal kerusuhan yang mungkin terjadi. Hal itu lah yang membuat mal-mal besar dipasangi pagar, sebagai bentuk antisipasi dari kemungkinan adanya penjarahan apabila memang benar kerusuhan.

"Pengusaha mall udah diberitau akan ada potensi2 kerusuhan masal khususnya eat teh rich," tulis akun @ell***, mengomentari postingan yang mempertanyakan pemasangan pagar besi tinggi di mall Kokas.

"Semua orang dalem atau pebisnis pasti udah ngeliat ada yg ga beres. Tunggu ada gesekan besar dan jadi api aja semua bakal reasonable kenapa banyak gedung pasang pagar. Lagian itu Direktur BI mundur juga sudah, masa alasan pribadi? There must be something wrong," komentar pemilik akun @far***.

"Agustus nanti nih kayanya sengaja digesekin... Padahal selama ini pribumi non pribumi aman aman wae,, sapa tuh yang mau pecah belah? YNTKS sih," kata akun @kus***.

"Di Surabaya juga mall pada di pagerin tinggi tinggi.. ada apa ya?? Takut kaya 98?" ujar pemili akun @dix***.

Lantas, apa sebenarnya alasan dibalik pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah mal di Indonesia? Apakah benar sebagai antisipasi akan adanya kerusuhan di masa mendatang?

Baca Juga: Rekening Siluman Sedot Duit BGN, Sudaryono Seperti Buldozer Prabowo

Kenapa Kokas Dipasangi Pagar Tinggi?

Sebagai informasi, mal Kota Kasablanka atau Kokas yang terletak di Jakarta Selatan berada di bawah naungan Pakuwon Group. Selain Kokas, mal-mal besar lain yang juga berada di bawah manajemen Pakuwon dan saat ini jadi sorotan karena dipagari, yaitu Pakuwon Bekasi hingga Tunjungan Plaza.

Menanggapi isu yang ramai dibahas publik belakangan ini terkait pemasangan pagar besi di sejumlah mal miliknya, Pakuwon Group pun akhirnya buka suara.

Pihak manajemen menjelaskan alasan pemasangan pagar bukan seperti isu liat yang beredar di masyarakat ataupun untuk mengantisipasi kondisi tertentu. Namun untuk meningkatkan keamanan pengunjung.

"Sebenarnya gini, awalnya kita berpikir itu (mal dipagari) karena apa? Itu kan Pakuwon Mall itu terbukanya kan lebar sekali. Satu setengah kilometer itu buka," kata Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi dalam unggahan di akun Instagramnya.

"Nah, sekarang kalau semua orang nyebrang, masuk sembarangan, ini kan bahaya buat mereka sendiri, penyebrang. Awalnya (ide mal dipagari) di sana," jelasnya.

Sejalan dengan Sutandi, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengungkapkan pemasangan pagar di mal dilakukan untuk menertibkan arus keluar masuk pengunjung.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan gitu loh, arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," ujar Alphonzus.

Baca Juga: Peran Setya Budi Dias Oktavianto Apa? Ini Sosok Staf KPK yang Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Menteri Perdagangan Bantah Ada Masalah Tertentu

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendatang) RI, Budi Santoso membantah ada masalah tertentu yang menjadi alasan sejumlah mal dipasangi pagar tinggi.

"Oh enggak, enggak ada masalah, enggak ada. Kita dari koordinasi dengan Inkindo, dengan Apindo, dengan APPBI enggak ada masalah kok, enggak ada isu itu," ujar Budi, seperti dikutip dari YouTube Kompas TV.

Namun, Budi mengaku tidak tahu menahu mengenai alasan sejumlah mal ramai-ramai memagari area bangunannya dengan pagar besi tinggi.

"Ya saya juga enggak tahu persis ya tapi kemarin koordinasi dengan kayak APPBI ya, Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia, nggak ada masalah kok nggak ada isu apa-apa. Enggak ada... Enggak ada isu terkait ya apa pun nggak ada.. Aman-aman saja nggak ada masalah," tandasnya.


Berita Terkait


News Update