Cara Beli Bitcoin untuk Pemula 2026: Panduan Lengkap, Aman, dan Legal di Indonesia

Minggu 12 Jul 2026, 16:59 WIB
Ilustrasi. Cara membeli Bitcoin. (Sumber: Pexels/Kaboompics.com)
Ilustrasi. Cara membeli Bitcoin. (Sumber: Pexels/Kaboompics.com)

Di antaranya:

  • Harga dapat naik maupun turun sangat tajam dalam waktu singkat.
  • Regulasi pemerintah dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Tidak semua exchange memiliki kondisi keuangan yang sehat.
  • Banyak modus penipuan berkedok investasi kripto.
  • Bitcoin tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Karena itu, investor sebaiknya hanya menggunakan dana yang siap menanggung risiko.

Pilih Hot Wallet atau Cold Wallet?

Setelah membeli Bitcoin, penyimpanan aset juga perlu diperhatikan.

Hot Wallet

Hot wallet merupakan dompet digital yang terhubung ke internet.

Kelebihannya:

  • Praktis digunakan.
  • Mudah untuk transaksi harian.

Namun, dompet jenis ini memiliki risiko lebih tinggi terhadap peretasan maupun phishing.

Cold Wallet

Cold wallet menyimpan private key secara offline sehingga tingkat keamanannya jauh lebih tinggi.

Perangkat seperti Ledger atau Trezor banyak digunakan oleh investor yang menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar untuk investasi jangka panjang.

Prinsip yang sering digunakan di dunia kripto adalah "Not your keys, not your coins." Artinya, kepemilikan Bitcoin sepenuhnya berada di tangan pengguna jika private key disimpan sendiri, bukan di exchange.

Bagi pemula, memahami cara kerja Bitcoin, memilih platform resmi berizin OJK, menerapkan strategi investasi yang disiplin, serta menjaga keamanan aset merupakan fondasi penting sebelum mulai berinvestasi di pasar kripto. Dengan langkah yang tepat, investasi Bitcoin dapat dilakukan secara lebih aman dan terukur sesuai profil risiko masing-masing.


Berita Terkait


News Update