Obrolan Warteg: Pemimpin Berbohong Saja Berdosa, Apalagi Korupsi

Jumat 10 Jul 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg, Jumat, 10 Juli 2026. (Sumber: Poskota)
Ilustrasi Obrolan Warteg, Jumat, 10 Juli 2026. (Sumber: Poskota)

“Tapi ingat kebohongan tak selamanya bisa tertutupi, saatnya akan terungkap .

Filosofi berbahasa Jawa mengatakan: Becik, ketitik, olo ketoro yang artinya perbuatan baik nantinya akan diketahui, perbuatan buruk nantinya juga akan diketahui, Waktu yang akan mengungkapnya,’ urai mas Bro.

“Ingat pula pepatah: Ngunduh wohing pakarti. Apapun yang kita lakukan – kerjakan akan membuahkan hasil yang sepadan.Jika perbuatan baik akan mendatangkan kebaikan, keburukan akan membuahkan keburukan, boleh jadi buahnya akan berlipat,” tambah Heri.

“Karena itu kalian jangan suka berbohong kepada teman. Lebih baik katakan terus terang, tak perlu ada yang disembunyikan. Jika baik katakan baik, buruk katakan buruk,” kata Yudi.

“Setuju, sesama teman wajib saling mengingat untuk kebaikan. Jangan karena yang mengingatkan seorang teman, orang biasa – biasa saja lantas dipandang sebelah mata,” kata Heri.

“Kalau yang mengingatkan presiden bagaimana?,” tanya Yudi.

“Pesan dari orang biasa saja harus direspons dengan baik, apalagi dari kepala negara kepada para pemimpin negeri ini, sudah seharusnya menjadi perhatian utama untuk dijalankan,” kata mas Bro


Berita Terkait


News Update