JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pemilihan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia didukung perbaikan akses transportasi.
Menurutnya, perbaikan konektivitas transportasi umum terlihat dari bertambahnya jumlah pengunjung datang ke stadion, terutama pada akhir pekan.
"Jadi JIS ini sekarang transportasi ke JIS sekarang sudah jauh lebih mudah. Bahkan kemarin ketika Sabtu Minggu orang datang ke JIS itu naik lebih dari 300 persen," kata Pramono di Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Juli 2026.
Pramono menyebutkan, pertambahan kunjungan terjadi pada waktu siang, sore, hingga malam. Bahkan, JIS mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi berolahraga pada malam saat akhir pekan.
Baca Juga: Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026, Momen Balas Dendam atau Dominasi Les Bleus?
"Dan itu juga pada sore dan malam hari. Sekarang bahkan sebagian hari Sabtu Minggu orang sudah menggunakan JIS untuk berolahraga di malam hari," ujarnya.
Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan seluruh tranportasi umum yang jika diadakan nobar Piala Dunia di JIS.
"Artinya nanti pada saat ada nobar di JIS saya yakin pasti akan dipersiapkan termasuk transportasinya, apakah dengan KRL, dengan Transjakarta, dan sebagainya. Pasti sudah dipersiapkan," ucapnya.
