Peserta BPJS Keluhkan Pelayanan Klinik di Ciracas, Manajemen Janji Evaluasi

Kamis 25 Jun 2026, 18:49 WIB
BPJS Kesehatan 2025. (Sumber: bpjs-kesehatana.go.id)
BPJS Kesehatan 2025. (Sumber: bpjs-kesehatana.go.id)

JAKARTA, POSKOTA .CO.ID – Pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Sejahtera Ciracas, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah seorang peserta BPJS Kesehatan mengeluhkan penanganan yang diterimanya saat membawa anaknya yang terluka untuk mendapatkan pertolongan medis.

Keluhan tersebut disampaikan Christian, warga Ciracas, yang mengaku mendatangi Klinik Pratama Sejahtera Ciracas setelah putrinya, Achiera Micell Gracia Silitonga (3), mengalami luka pada bagian pipi, mulut, dan hidung akibat terjatuh saat bermain.

Menurut Christian, kondisi anaknya saat itu cukup mengkhawatirkan karena mengalami pendarahan. Ia pun segera membawa sang anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

“Jadi awalnya itu anak saya sedang bermain sama temannya dan alami musibah. Melihat anak saya dengan luka-luka dan mengeluarkan darah saya langsung bergegas bawa ke klinik,” kata Christian, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Jakarta 25 Juni 2026: Ini Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangannya

Setibanya di klinik, Christian mengaku keluarganya diminta melakukan proses pendaftaran terlebih dahulu sebelum anaknya mendapatkan tindakan medis.

“Istri saya bilang, ‘Pak tangani dulu ini anak saya sudah berdarah-darah.’ Namun petugas meminta daftar terlebih dahulu dan belum dilakukan tindakan,” ujarnya.

Christian menuturkan, perdebatan kemudian terjadi saat petugas menanyakan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS yang terdaftar. Menurutnya, anaknya seharusnya bisa mendapatkan pertolongan pertama terlebih dahulu mengingat kondisinya membutuhkan penanganan segera.

“Saya jelaskan bahwa anak saya perlu pertolongan pertama di ruangan tindakan. Kalau kondisi urgent, yang saya tahu tidak perlu harus sesuai faskes terlebih dahulu,” katanya.

Baca Juga: Mantan Kapolres Bima Bantah Terima Aliran Dana Bandar Narkoba, Sebut Tuduhan Tak Berdasar

Situasi semakin memanas hingga terjadi adu argumen antara keluarga pasien dan petugas. Christian mengaku sempat merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggam sebagai dokumentasi.


News Update